123 Orang Peserta Mudik Gratis Tanah Laut 2026 Dilepas Bupati H Rahmat
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Bupati Tanah Laut (Tala), H Rahmat Trianto, resmi melepas layanan mudik gratis serentak di Lapangan Pertasi Kencana pada Senin (16/03/2026).
Program ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang ingin merayakan Idulfitri di kampung halaman.
Bupati menekankan pentingnya fasilitas ini untuk menjamin keselamatan warga di jalan raya.
Baca Juga VIRAL Emak-emak Sakti ! Tabrak Motor Jambret di Lampu Merah, Gegara Kalung Emas Dirampas
"Tahun ini rute mudik gratis ditambah jadi ada rute Pelaihari ke Tabalong dan dari Pelaihari ke Kotabaru," kata H. Rahmat Trianto
Penambahan rute ini menjawab tingginya permintaan masyarakat yang ingin pulang ke arah hulu sungai maupun pesisir. Bupati juga menyoroti korelasi antara program ini dengan penurunan angka risiko kecelakaan lalu lintas.
"Kita bersyukur di era serba mudah dan terjangkaunya dalam hal memiliki kenderaan pribadi, namun selalu meningkatnya juga kepala keluarga yang mau ikut serta layanan mudik gratis," ujar Rahmat.
"Dengan realitas tersebut tingkat kecelakaan dapat ikut menurun," lanjutnya menyambung penjelasan mengenai dampak positif penggunaan angkutan massal dibandingkan kendaraan roda dua bagi pemudik keluarga.
Meski antusiasme membeludak, pemerintah daerah mengakui adanya penyesuaian strategi anggaran. Rencana pengadaan unit bus baru terpaksa ditunda demi mendahulukan pembangunan fasilitas publik yang lebih mendesak bagi warga Tala.
"Sebenarnya, kita tahun ini pun rencana mau pengadaan apa namanya armada baru cuma, karena efisiensi kita akhirnya ditunda dulu untuk pengadaan itu," jelas Bupati.
"Supaya kita lebih memfokuskan kepada infrastruktur dan lain-lain. Kemungkinan apabila situasi sudah aman mungkin akan melaksanakan penambahan armada baru seperti itu ya," tambahnya.
Kepala Dinas Perhubungan Tala, H. Tedy Mulyana, mengungkapkan data pertumbuhan pemudik yang sangat signifikan. Sejak dimulai pada 2023, grafik peserta terus menanjak tajam hingga mencapai kenaikan 139% pada tahun ini.
"Berdasarkan data yang tercatat, jumlah masyarakat yang melakukan pendaftaran online sebanyak 155 orang dan melakukan daftar ulang sebanyak 123 orang," papar Tedy dalam laporannya.