Meski demikian, proses pengerjaan sempat menghadapi kendala, terutama karena kondisi cuaca.
“Kendalanya kalau hujan, biasanya sore hari hujan jadi catnya luntur dan kami harus mengecat ulang,” jelasnya.
Adi mengatakan keikutsertaan Karang Taruna Fajar Mulia dalam festival tanglong tahun ini juga dilatarbelakangi keinginan untuk kembali menghidupkan semangat tanglong di Banjarbaru setelah cukup lama vakum.
“Sudah sekitar tujuh tahun kami tidak ikut. Jadi kami ingin ikut meramaikan lagi dan membangkitkan semangat tanglong di Banjarbaru,” ungkapnya.
Adi juga berharap festival tanglong dapat terus menjadi ajang kreativitas masyarakat sekaligus memeriahkan suasana Ramadhan.
“Insyaallah kami optimis menang, tapi yang terpenting kami ingin ikut meramaikan kegiatan tahun ini,” tutupnya. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor: Andi Akbar







