Malam ke-23 Ramadhan, ini 6 Ciri Malam Lailatul Qadar

4. Kesempatan untuk Bersedekah

Malam Lailatul Qadar juga sering dianggap sebagai malam di mana pahala amal ibadah dilipatgandakan. Oleh karena itu, kesempatan untuk bersedekah dan berbuat kebajikan pada malam tersebut menjadi sangat berarti. Orang-orang yang merasakan dorongan kuat untuk berbagi dengan sesama pada malam tersebut dapat melihat hal ini sebagai petunjuk dari Allah SWT.

5. Kebiasaan Ibadah yang Intensif

Orang-orang yang benar-benar mengalami malam Lailatul Qadar seringkali terdorong untuk melakukan ibadah dengan intensif. Mereka mungkin merasa dorongan kuat untuk melakukan shalat malam, membaca Al-Quran, berdzikir, dan berdoa dengan penuh khidmat. Kebiasaan ibadah yang intensif ini merupakan salah satu tanda dari keberkahan malam tersebut.

6. Munculnya Tanda-tanda Kebesaran Tuhan

Beberapa orang yang sangat beruntung mungkin mengalami munculnya tanda-tanda kebesaran Tuhan pada malam Lailatul Qadar. Ini bisa berupa mimpi yang penuh makna atau pengalaman spiritual yang mendalam. Munculnya tanda-tanda kebesaran Tuhan seperti ini menjadi petunjuk yang sangat jelas bahwa malam tersebut adalah malam yang istimewa.

Doa yang paling dianjurkan adalah doa yang diajarkan Rasulullah kepada Aisyah, yakni memohon pengampunan dan kasih sayang Allah.

Berikut  bacaan doa yang dianjurkan:

 اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Latin: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni

Arti: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, Engkau mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku”.
(Wartabanjar.com/baznas)

Editor Restu