Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah toko yang diduga menjual tramadol di wilayah Kalisari dan Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Dalam video tersebut terlihat kios-kios tersebut dilempari petasan oleh warga.
Perekam video yang disebut bernama Akbar (bukan nama sebenarnya) mengaku ikut melempar petasan karena warga merasa laporan mereka mengenai penjualan obat tersebut tidak mendapat respons dari pihak berwenang.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta aparat kepolisian segera menindaklanjuti laporan masyarakat terkait peredaran tramadol di lingkungan warga.
Menurut Sahroni, penyebaran obat tersebut sangat berbahaya karena dapat menimbulkan ketergantungan dan berdampak buruk terhadap kesehatan masyarakat.
“Saya minta agar kepolisian lebih gerak cepat dalam mengakomodir laporan terkait penjualan tramadol ini karena efeknya yang bisa menimbulkan ketergantungan berat bagi penggunanya. Jangan ada pembiaran, ada laporan langsung tindak,” ujarnya.
Kasus ini pun menjadi sorotan karena penjualan obat keras secara bebas dinilai berpotensi memicu penyalahgunaan di kalangan masyarakat.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad







