Jangan Asal Masak! Ini Cara Bikin Mi Instan Lebih Sehat saat Sahur Kesiangan

WARTABANJAR.COM – Sahur menjadi waktu penting bagi umat Muslim sebelum menjalankan ibadah puasa. Namun tidak sedikit orang yang bangun kesiangan atau masih mengantuk sehingga memilih makanan praktis dan cepat disiapkan.

Salah satu menu yang sering menjadi pilihan saat waktu sahur mepet imsak adalah mi instan. Meski praktis, konsumsi mi instan saat sahur sebaiknya tidak dijadikan menu utama karena kandungan nutrisinya kurang seimbang.

Spesialis penyakit dalam dr Yunita Indah Dewi, SpPD, menjelaskan mi instan memiliki kandungan serat dan protein yang rendah, tetapi tinggi lemak. Kondisi ini dinilai kurang ideal untuk memenuhi kebutuhan nutrisi saat menjalani puasa.

“Sebaiknya tidak mengonsumsi mi instan saat sahur karena rendah serat dan protein, tetapi tinggi lemak. Bagi penderita maag, ini bisa meningkatkan risiko kambuh saat puasa,” ujar dr Yunita.

Ia menambahkan, jika tidak ada pilihan lain dan tetap harus mengonsumsi mi instan, sebaiknya makanan tersebut dikombinasikan dengan bahan lain yang lebih bernutrisi. Misalnya dengan menambahkan sayuran serta sumber protein seperti telur atau daging tanpa lemak.

Selain itu, konsumsi mi instan terlalu sering juga berpotensi meningkatkan asupan kalori berlebih yang dapat memicu kenaikan berat badan selama bulan puasa.

Sementara itu, spesialis gizi dr Johanes C Chandrawinata, SpGK, mengatakan mi instan memang mengandung kalori cukup tinggi, tetapi komposisi nutrisinya tidak seimbang. Kandungan garam dalam mi instan juga relatif tinggi.