“Jadi tidak perlu lagi memanggil dari luar. Mudah-mudahan ini bisa membantu jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Pengawasan diperketat terutama di sejumlah area yang dinilai memiliki potensi risiko, seperti kawasan Bukit Batu, kolam-kolam di kawasan Mandiangin, serta beberapa ruas jalan yang rawan kecelakaan di dalam kawasan Tahura.
Menurut Fathimatuzzahra, peningkatan pengamanan ini dilakukan berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, di mana jumlah wisatawan yang berkunjung ke Tahura Sultan Adam meningkat signifikan selama masa libur Lebaran.
“Kami menambah armada penjagaan, khususnya di tempat-tempat yang riskan seperti di sekitar Bukit Batu. Kadang masih ada pengunjung yang berenang walaupun sudah kami larang. Begitu juga di sekitar kolam di Mandiangin serta di jalan-jalan yang rawan kecelakaan, pengawasannya kami perketat,” pungkasnya. (Wartabanjar.com/MC Kalsel)
Editor Restu







