Prabowo Sebut Indonesia Bisa Keluar dari Board of Peace Jika Tak Bermanfaat

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyatakan Indonesia dapat keluar dari Board of Peace jika dinilai tidak bermanfaat bagi Palestina.
Pernyataan itu disampaikan dalam silaturahmi Presiden Republik Indonesia dengan kiai serta tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Merdeka.

Ulama sekaligus Sekretaris Majelis Syuro DPP Front Persaudaraan Islam Habib Hanif Alatas menjelaskan isi penjelasan Prabowo kepada peserta.
Hanif menyebut Prabowo tetap membawa Indonesia berada dalam Board of Peace untuk memperjuangkan perdamaian Palestina jangka panjang bersama.

Menurut Habib Hanif Alatas Presiden juga menyampaikan kemungkinan menarik Indonesia dari forum tersebut bila tidak bermanfaat bagi Palestina.
Hanif mengatakan Prabowo menilai keikutsertaan Indonesia harus memberi peluang memperjuangkan kemaslahatan Palestina serta kepentingan nasional Indonesia secara nyata.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional ATR/BPN Nusron Wahid turut menjelaskan pandangan Presiden terkait forum tersebut.
Nusron Wahid yang juga tokoh Nahdlatul Ulama NU menyebut Board of Peace masih forum realistis mendorong perdamaian Gaza.

Menurut Nusron Wahid saat ini Board of Peace menjadi satu satunya forum perundingan perdamaian Palestina yang tersedia kini.
Ia menilai Indonesia perlu memberi waktu pada upaya diplomasi Board of Peace sebelum mempertimbangkan keputusan keluar dari forum. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)