Sementara itu, jika penyiar memotong tayangan pertandingan sepenuhnya untuk menampilkan iklan layar penuh, slot iklan tersebut dapat dijual kepada pihak lain di luar sponsor resmi.

Babak Baru Komersialisasi Sepak Bola

Kebijakan ini menandai perubahan besar dalam model komersial sepak bola internasional.

Pada masa lalu, Piala Dunia umumnya disiarkan oleh televisi publik, khususnya di Eropa, yang sering menayangkan pertandingan tanpa jeda iklan.

Namun dalam beberapa tahun terakhir, FIFA semakin banyak menjual hak siar kepada jaringan televisi swasta, yang lebih mengandalkan pendapatan dari iklan.

Di stadion sendiri, FIFA tetap akan mengatur branding selama jeda hidrasi. Pada ajang Club World Cup di Amerika Serikat tahun lalu, jeda tersebut bahkan ditampilkan sebagai “Powerade Hydration Break” di layar stadion.

Dengan kebijakan ini, Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen sepak bola besar pertama yang secara rutin menghadirkan jeda di tengah babak sekaligus membuka peluang komersialisasi baru dalam siaran sepak bola global.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad