Isu Perang Dunia Picu Kepanikan! Pertamina Ingatkan Warga Jangan Borong BBM, Stok Masih Aman

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Isu konflik internasional yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran memicu kekhawatiran masyarakat terkait pasokan bahan bakar minyak (BBM). Menanggapi hal tersebut, Pertamina memastikan stok BBM nasional masih aman dan masyarakat diminta tidak melakukan panic buying.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyatakan bahwa ketahanan stok BBM di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara masih cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga sekitar dua pekan ke depan.

“Saat ini rata-rata ketahanan stok BBM, khususnya di wilayah Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, mencapai sekitar 13 hari ke depan,” ujar Ahad, Kamis (5/3/2026).

Ia menegaskan bahwa distribusi BBM masih berjalan normal sesuai dengan jadwal suplai dan distribusi energi yang telah ditetapkan pemerintah.

Menurutnya, hingga saat ini tidak ada gangguan dalam distribusi BBM di wilayah tersebut. Pertamina juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan pasokan energi tetap terjaga.

“Sampai saat ini distribusi aman dan lancar. Tidak ada kendala. Kami terus berkoordinasi dengan lintas sektor agar distribusi dapat berjalan tanpa hambatan,” jelasnya.

Selain itu, Pertamina juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas pasokan BBM, salah satunya melalui penerapan metode RAE (Regular, Alternative, dan Emergency).

Strategi tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi energi tetap stabil sekaligus meminimalkan potensi gangguan dalam rantai pasok.