Usai Dihantam 4 Rudal Iran, USS Abraham Lincoln Kabur ke Samudra Hindia, Pentagon Lakukan Evaluasi

WARTABANJAR.COM, TEHERAN – Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengklaim empat rudal balistik yang diluncurkan pihaknya berhasil menembus sistem pertahanan udara gugus tempur Amerika Serikat yang dipimpin kapal induk USS Abraham Lincoln.

Pernyataan tersebut disampaikan Juru Bicara Markas Besar Angkatan Darat Iran, Ebrahim Zolfaghari, dalam siaran televisi nasional Iran pada Senin (2/3/2026). Hingga kini, pihak Pentagon dilaporkan masih melakukan penilaian terhadap kondisi kapal serta ribuan personel yang berada di atasnya.

“Kapal induk USS Abraham Lincoln milik militer Amerika Serikat diserang dengan empat rudal jelajah. Setelah serangan tersebut, kapal induk itu meninggalkan lokasi misinya menuju Samudra Hindia bagian tenggara,” ujar Zolfaghari.

Posisi Kapal Induk di Laut Arab

Berdasarkan laporan BBC, USS Abraham Lincoln terpantau berada di perairan Laut Arab, sekitar 150 mil atau 240 kilometer dari lepas pantai Oman. Kapal induk bertenaga nuklir kelas Nimitz tersebut diperkirakan berjarak sekitar 700 kilometer dari daratan Iran saat rudal diluncurkan.

Selain klaim serangan terhadap kapal induk, otoritas Iran juga menyampaikan sejumlah pernyataan lain terkait dampak operasi militer tersebut.

Klaim Tambahan dari Teheran