Sebut Guru Sekumpul Orangtua Upin & Ipin di TikTok, Pemuda ini Buat Klarifikasi di Polres HST
WARTABANJAR.COM, BARABAI– Situasi di Desa Durian Gantang, Kecamatan Labuan Amas Selatan (LAS), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), dipastikan tetap aman dan kondusif setelah seorang pemuda setempat membuat klarifikasi atas unggahan video TikTok yang sempat viral.
Pemuda berinisial KA (18), yang diketahui tinggal bersama orang tuanya di Desa Durian Gantang, sebelumnya mengunggah konten dari akun @cimot dengan narasi yang menyebut Abah Guru Sekumpul sebagai orang tua tokoh animasi Ipin dan Upin.
Unggahan tersebut ramai diperbincangkan di media sosial pada Senin (2/3/2026).
Konten itu kemudian menuai beragam reaksi karena dinilai berpotensi menimbulkan kesalahpahaman serta menyinggung perasaan masyarakat, khususnya yang menghormati tokoh agama.
Menanggapi hal tersebut, jajaran Polsek Labuan Amas Selatan bergerak cepat melakukan koordinasi dengan aparat desa dan tokoh agama setempat.
Pendekatan persuasif dilakukan guna mencegah potensi keresahan berkembang lebih luas di tengah masyarakat.
Dari hasil klarifikasi, yang bersangkutan menyadari kekeliruannya dan bersedia membuat video permintaan maaf.
Video awal yang menimbulkan polemik itu telah dihapus dari akun miliknya dan digantikan dengan video klarifikasi sebagai bentuk tanggung jawab.
Kapolres Hulu Sungai Tengah, AKBP Jupri JHP Tampubolon melalui Kasubsi PIDM Humas, Aiptu Husaini menyampaikan bahwa langkah cepat tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, termasuk di ruang digital.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa berhati-hati dan bijak dalam membuat maupun membagikan konten di media sosial. Pastikan informasi yang disampaikan benar dan tidak mengandung unsur yang dapat menimbulkan kesalahpahaman atau menyinggung pihak lain, terlebih yang berkaitan dengan tokoh agama yang dihormati masyarakat,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).
Kapolres menegaskan bahwa media sosial memiliki dampak luas dan cepat, sehingga setiap unggahan harus dipertimbangkan secara matang.
BACA JUGA: Hari ini Gerhana Bulan Total, Kemenag Imbau Warga Lakukan Sholat Gerhana