WARTABANJAR.COM, BARABAI – Suasana haru dan kebersamaan mewarnai Safari Ramadan 1447 Hijriah di Desa Bangkal, Kecamatan Labuan Amas Selatan, Senin (2/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal menyerahkan santunan jaminan sosial kepada ahli waris pekerja yang terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan.

Santunan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah dalam memberikan perlindungan kepada pekerja, khususnya kelompok rentan yang telah terdaftar sebagai peserta jaminan sosial ketenagakerjaan.

Manfaat yang diberikan mencakup jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. Peserta yang mengalami kecelakaan kerja berhak memperoleh layanan perawatan medis sesuai kebutuhan tanpa batas plafon biaya. Selain itu, tersedia santunan selama tidak mampu bekerja hingga santunan cacat atau meninggal dunia akibat kecelakaan kerja.

Sementara itu, melalui program jaminan kematian, ahli waris menerima santunan duka, bantuan biaya pemakaman, serta beasiswa pendidikan bagi anak sesuai ketentuan masa kepesertaan.

Bupati Samsul Rizal menegaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan materi, tetapi bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat pekerja.

“Program ini memberikan rasa aman bagi keluarga. Negara hadir memastikan keberlangsungan hidup keluarga pekerja tetap terjaga,” ujarnya.

Saat ini, Pemkab HST telah mendaftarkan sekitar 50 ribu pekerja rentan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Ke depan, cakupan kepesertaan akan terus diperluas agar perlindungan sosial semakin merata.

Momentum Ramadan juga dimanfaatkan untuk memperkuat nilai spiritual dan solidaritas sosial. Bupati mengajak masyarakat menjadikan bulan suci sebagai ajang meningkatkan keimanan dan kepedulian terhadap sesama.

Safari Ramadan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Gusti Rosyadi Elmi, Ketua TP PKK HST, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta masyarakat setempat. Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dan tausiyah dalam suasana penuh kekhusyukan.(wartabanjar.com/Adew)

editor: nur_muhammad