WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Sat Polairud Polres Tanah Laut merangkul anak-anak di kawasan pesisir melalui pendekatan humanis dalam sebuah agenda buka puasa bersama yang hangat di Desa Sungai Rasau, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (25/2/2026).

Upaya inj menghapus stigma kaku kepolisian terus digencarkan, kali ini menyasar generasi muda di tepian sungai.

Bertempat di Marnit Sungai Rasau, Kecamatan Bumi Makmur, personel Sat Polairud Polres Tanah Laut menggelar kegiatan "Polisi Sahabat Anak" yang dibalut dengan suasana penuh keceriaan di bulan suci Ramadhan.

Antusiasme anak-anak pesisir pecah sejak sore hari. Mereka tidak hanya sekadar duduk menunggu waktu berbuka, tetapi terlibat aktif dalam interaksi dua arah dengan para personel.

Sesi berbagi cerita dan pemberian motivasi menjadi inti dari kegiatan ini, bertujuan untuk menanamkan kedekatan emosional serta memberikan rasa aman bagi anak-anak di wilayah perairan.

Kegiatan ini menjadi strategi penting Polri untuk hadir sebagai sosok pelindung yang inklusif, bukan sekadar penegak hukum yang ditakuti. Dengan menyentuh aspek psikologis anak sejak dini, diharapkan tumbuh kepercayaan (trust) yang kuat terhadap institusi kepolisian, sekaligus memacu semangat belajar anak-anak di pelosok pesisir agar tetap optimis mengejar cita-cita.

​Kasat Polairud Polres Tanah Laut, Iptu Alamsyah Sugiarto, S.H., menegaskan bahwa kehadiran mereka di tengah masyarakat pesisir adalah komitmen untuk memberikan perhatian yang setara. Ia menyampaikan:

​“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai wujud kepedulian dan kedekatan Polri dengan anak-anak pesisir. Kami ingin menanamkan sejak dini bahwa polisi adalah sahabat yang siap melindungi, mengayomi, dan memberikan semangat kepada mereka agar terus belajar dan meraih cita-cita,” ujarnya.

​Melalui kebersamaan di meja makan yang sederhana namun bermakna ini, sinergi antara Polri dan warga pesisir diharapkan semakin solid. Iptu Alamsyah Sugiarto menambahkan:

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kebahagiaan, menumbuhkan rasa percaya diri, serta memotivasi anak-anak pesisir Desa Sungai Rasau untuk terus berprestasi dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tutupnya.(Wartabanjar.com/Gazali)

Editor Restu