Gas Literasi 2027! Dispusip Tanah Laut Gandeng Puluhan Instansi dan Desa Susun Renja Terintegrasi
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Tanah Laut menggelar Forum Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja (Renja) Tahun Anggaran 2027. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Dispusip Tanah Laut, Selasa (24/2/2026).
Forum ini menjadi langkah strategis Dispusip Tala dalam memperkuat tata kelola kearsipan sekaligus meningkatkan kualitas layanan literasi di Bumi Tuntung Pandang secara berkelanjutan.
Libatkan Lintas Sektor
Penyusunan Renja 2027 tidak dilakukan secara sepihak. Dispusip melibatkan berbagai unsur lintas sektor, mulai dari instansi vertikal seperti Badan Pertanahan Nasional (BPN), sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) seperti Bapperida, Inspektorat, Disdikbud, Diskominfo, hingga perangkat desa dan organisasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Kepala Dispusip Kabupaten Tanah Laut, Safarin, menegaskan bahwa pelibatan banyak pihak bertujuan memperkuat kualitas perencanaan program.
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendapatkan masukan, saran, maupun perbaikan atas rencana kerja (Renja) tahun 2027,” ujar Safarin.
Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen, termasuk kepala desa seperti Kades Bukit Mulya, Kerukunan Kepala Desa, hingga mitra swasta seperti IPTL, sangat penting agar program literasi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.
Seluruh hasil pembahasan dan masukan dalam forum tersebut kemudian dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani bersama sebagai bentuk komitmen kolektif.
Fokus Integrasi dan Eksekusi Program
Safarin mengakui bahwa tantangan terbesar dalam penyusunan Renja kali ini bukan sekadar menghimpun usulan, melainkan memastikan rencana tersebut dapat dieksekusi secara optimal dan tidak tumpang tindih dengan program instansi lain.
“Kami berharap ke depan pelaksanaannya bisa lebih baik dengan konsep yang terukur, matang, dan terintegrasi dengan perencanaan SKPD maupun pihak swasta,” tambahnya.
Forum Perangkat Daerah ini menjadi bukti komitmen Dispusip Tanah Laut dalam menerapkan perencanaan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel. Renja 2027 diharapkan menjadi peta jalan nyata untuk mendorong peningkatan literasi dan penguatan sistem kearsipan di Tanah Laut.(Wartabanjar.com/Gazali)
editor: nur_muhammad