WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP2KBP3A) Kabupaten Tanah Laut menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) untuk membahas Rancangan Awal Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah Tahun 2027.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kartini, Pelaihari, Selasa (24/2/2026), ini menjadi langkah strategis dalam menyelaraskan program kerja dengan visi kepala daerah, khususnya dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tanah Laut.
Kepala DP2KBP3A Tanah Laut, Maria Ulfah, menegaskan bahwa forum tersebut bertujuan menghimpun masukan dari berbagai unsur masyarakat secara terbuka dan partisipatif.
“Pertemuan ini menjadi ruang untuk menjaring saran dan masukan secara langsung agar kebijakan yang disusun benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Maria Ulfah.
Ia menjelaskan, keterbukaan dalam proses perencanaan sangat penting agar program yang dirancang lebih terarah, tepat sasaran, serta dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun substansi.
Perempuan Jadi Mitra Strategis Pembangunan
Dalam pemaparannya, Maria menekankan pentingnya sinergi antara DP2KBP3A dan berbagai organisasi perempuan sebagai mitra kerja pemerintah daerah.
Menurutnya, organisasi perempuan memiliki peran strategis dalam menyampaikan kondisi riil yang dihadapi kaum perempuan di tingkat akar rumput.
“Kolaborasi ini mencakup penguatan ekonomi perempuan, peningkatan kapasitas kepemimpinan, hingga upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak,” jelasnya.







