WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua unit truk terjadi di Jalan Trikora, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 15.40 Wita.

Peristiwa tersebut terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial Instagram dan diunggah oleh akun @response_cepat_113. Dalam rekaman video itu terlihat satu unit truk mengalami kerusakan parah pada bagian kabin depan akibat benturan keras.

Sementara itu, satu truk lainnya tampak berada di bahu jalan usai insiden tabrakan tersebut. Kondisi di sekitar lokasi kejadian menunjukkan arus lalu lintas sempat melambat karena warga dan pengendara yang melintas berhenti untuk melihat kejadian.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat terkait kronologi lengkap kecelakaan maupun kondisi korban yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

Pihak berwenang diharapkan segera memberikan penjelasan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan di Jalan Trikora Banjarbaru ini.

Berikut data kecelakaan truk di Banjarbaru tahun 2025 berdasarkan laporan media lokal & catatan Satlantas Polres Banjarbaru yang tersedia:

Data Umum Laka Lantas Banjarbaru 2025

Selama Januari–November 2025, Satlantas Polres Banjarbaru mencatat 55 kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah Banjarbaru. Dari jumlah itu, korban meninggal 12 orang dan 83 orang luka ringan. Namun data ini belum dipisahkan khusus menurut jenis kendaraan (misalnya truk).

Angka kecelakaan lalu lintas keseluruhan mengalami penurunan hampir 50% dibandingkan 2023–2024.

Kasus Kecelakaan Truk di Banjarbaru 2025

Berikut kejadian spesifik yang melibatkan truk (atau kendaraan berat) sepanjang 2025:

Dump truk penyebab kecelakaan maut di Jalan Trikora
‣ Insiden terjadi 28 November 2025 di Jalan Trikora depan kantor Monggo Grup, Landasan Ulin.
‣ Dump truk yang terparkir tiba-tiba berbelok tanpa sein sehingga bersenggolan dengan motor. Pada saat bersamaan, dump truk lain dari arah berlawanan menabrak korban hingga meninggal.
‣ Kedua truk tidak berhenti setelah kecelakaan (tabrak lari) dan kemudian teridentifikasi oleh polisi melalui CCTV.