Tekan Inflasi di Bulan Ramadhan, TPID dan BI Kalsel Gelar Pasar Murah

“Hari ini bersama-sama kami mengimbau dan mengajak Bapak-Ibu untuk berkunjung ke pasar wadai ini dan memanfaatkan beberapa komoditas yang harganya disubsidi oleh pemerintah,” ujarnya.

Teguh mengungkapkan, kegiatan ini direncanakan berlangsung selama 10 hari.

Untuk mempermudah akses masyarakat, panitia menyiapkan voucher senilai Rp25.000 yang dapat ditukarkan dengan paket-paket bahan pokok yang tersedia di lokasi.

“Nanti kami sudah menyiapkan semacam voucher Rp25.000. Silakan menghubungi panitia untuk mendapatkan voucher tersebut, yang bisa ditukarkan dengan paket-paket yang telah kami sediakan sepanjang pasar wadai ini,” jelasnya.

BACA JUGA: Manfaat Istigfar di Bulan Puasa Bisa Kembalikan Kebaikan-kebaikan Hidup yang Ditunda Allah karena Dosa

Melalui sinergi pemerintah daerah dan Bank Indonesia, Pasar Raya TPID diharapkan tidak hanya menekan laju inflasi, tetapi juga menjaga daya beli masyarakat Kalimantan Selatan di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang hari besar keagamaan. 

Adapun teknis berbelanja di Pasar Murah TPID Kalsel tersebut, masyarakat akan dipandu untuk melakukan registrasi, selanjutnya mengikuti tahapan pengembangan pemahaman terhadap perekonomian dan inflasi, hingga kemudian memperoleh kupon senilai Rp25.000 yang harus dibelanjakan di hari yang sama saat registrasi. (wartabanjar.com/mckalsel)

Editor: Yayu