Pemerintah Imbau Sekolah Tak Berikan Murid PR Berlebihan Selama Bulan Ramadhan
Pemerintah daerah dan kantor wilayah terkait diminta menyiapkan perencanaan pembelajaran selama Ramadan serta menyelaraskan waktu pelaksanaannya di masing-masing satuan pendidikan.
Sementara itu, kepala satuan pendidikan diminta melakukan penyesuaian aktivitas pembelajaran, di antaranya dengan mengurangi intensitas kegiatan fisik seperti Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) serta kegiatan kepanduan.
Guru juga didorong melakukan asesmen formatif untuk memantau perkembangan belajar murid selama Ramadan.
Selain itu, perhatian khusus perlu diberikan kepada anak berkebutuhan khusus maupun murid yang berpotensi tertinggal dalam pembelajaran.
Sekolah juga diimbau menjaga keamanan aset pendidikan selama masa libur serta menyediakan kanal pelaporan bagi orang tua atau wali murid yang membutuhkan informasi terkait keselamatan dan perlindungan peserta didik. (wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Yayu