Keputusan ini diambil karena hilal tidak terlihat di seluruh titik pantau di Indonesia pada Selasa malam, sehingga bulan Sya'ban disempurnakan menjadi 30 hari (istikmal).

Pemerintah menghimbau agar masyarakat Tanah Laut dapat mempersiapkan diri dengan khusyuk untuk menyambut hari pertama puasa pada Kamis esok, serta tetap menjaga kerukunan dan persatuan di tengah perbedaan metodologi yang mungkin ada.(Wartabanjar.com/Gazali)

Editor Restu