Tata Cara Mandi Keramas yang Benar Sesuai Syariat
Agar mandi wajib maupun sunnah sempurna, berikut langkah-langkah yang dianjurkan:
Membaca niat mandi sesuai kondisi.
Membasuh kedua telapak tangan tiga kali.
Membersihkan area kemaluan dan bagian tubuh yang kotor.
Mencuci kembali kedua tangan hingga bersih.
Berwudu seperti hendak salat.
Menyiramkan air ke kepala tiga kali hingga merata ke pangkal rambut.
Menyiramkan air ke seluruh tubuh, dimulai dari sisi kanan lalu kiri.
(Sunnah) Berkumur, menghirup air ke hidung, serta membaca doa setelah mandi.
Waktu Pelaksanaan dan Tradisi Lokal
Waktu utama mandi sunnah menjelang Ramadan adalah:
Sore hari di akhir bulan Syaban (sehari sebelum puasa)
Malam pertama Ramadan
Sedangkan mandi wajib sebaiknya diselesaikan sebelum fajar agar dapat memulai puasa dalam keadaan suci dan dapat melaksanakan salat Subuh.
Di berbagai daerah, tradisi mandi jelang Ramadan juga memiliki kearifan lokal, seperti:
Padusan di Jawa Tengah dan Yogyakarta, mandi di sumber mata air sebagai simbol pembersihan diri.
Megengan di Surabaya, tradisi doa bersama dan berbagi kue apem sebagai tanda kesiapan menyambut puasa.
Tradisi ini menunjukkan pentingnya kesucian dan kebersamaan dalam menyambut bulan suci Ramadan.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad







