Tanah Bumbu Luncurkan ASN Corporate University Bersama LAN RI

WARTABANJAR.COM, BATULICIN – Launching dan Penandatanganan Komitmen Bersama dengan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) tentang implementasi ASN Corporate University (ASN Corpu) digelar Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu digelar di Hotel Lotusa Batulicin pada Senin (9/2/2026).

Langkah strategis Pemkab Tanah Bumbu ini bertujuan mendorong transformasi birokrasi di daerah.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menegaskan bahwa transformasi birokrasi bukan lagi sebuah pilihan yang dapat ditunda, melainkan sebuah keharusan yang tidak terelakkan.

Baca Juga Prakiraan Cuaca Kalsel Kamis 12 Februari 2026: Pagi Berawan Tebal, Siang-Sore Hujan

Ia menyebut dinamika pembangunan dan tuntutan masyarakat yang semakin tinggi menuntut aparatur bekerja lebih cepat, adaptif, dan profesional.

“Kita harus menyadari bahwa sebaik apa pun perencanaan dan kebijakan yang disusun, semuanya akan sangat bergantung pada kapasitas aparatur yang menjalankannya. Oleh karena itu, penguatan kompetensi ASN bukan lagi agenda pendukung, tetapi harus menjadi prioritas strategis dalam pembangunan daerah,” ujar Andi Rudi Latif.

Menurutnya, implementasi ASN Corporate University menjadi bentuk transformasi mendasar dalam paradigma pengembangan kompetensi ASN.

Pendekatan ini tidak lagi memposisikan pelatihan sebagai kegiatan seremonial, melainkan sebagai proses pembelajaran yang terintegrasi, terstruktur, dan berkelanjutan.

“ASN Corporate University memastikan setiap proses pembelajaran relevan dengan kebutuhan organisasi, selaras dengan arah kebijakan daerah, dan berdampak langsung pada peningkatan kinerja serta kualitas pelayanan publik,” lanjut Bupati.

Ia juga menekankan bahwa ASN Corporate University bukan semata-mata program Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh kepala perangkat daerah.

Keberhasilan Corpu, menurutnya, sangat ditentukan oleh komitmen pimpinan SKPD.

Bupati Andi Rudi Latif menegaskan bahwa setiap perangkat daerah wajib menyusun kebutuhan kompetensi ASN secara sistematis, mengintegrasikan pembelajaran dengan target kinerja, serta memaksimalkan peran mentor, coach, dan praktik berbagi pengetahuan di lingkungan kerja.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan ASN Corporate University tidak diukur dari banyaknya pelatihan atau sertifikat yang dihasilkan, tetapi dari peningkatan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik yang benar-benar dirasakan masyarakat.