“Kami ingin pemuda menjadi motor penggerak perubahan, mulai dari lingkungan terdekat hingga skala yang lebih luas,” tambahnya.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan deklarasi komitmen bersama pemuda peduli lingkungan menuju zero waste, diskusi kelompok terarah (focus group discussion) untuk merumuskan ide aksi nyata, serta praktik gerakan pemilahan sampah di sekitar lokasi kegiatan.
Melalui kegiatan ini, DLH HST berharap lahir inisiatif-inisiatif baru dari kalangan pemuda yang mampu memperkuat pengelolaan sampah dan menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. (wartabanjar.com/Adew)
Editor Restu







