Usia Produktif di Tabalong Rawan Peredaran Narkoba

WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Komposisi penduduk usia produktif yang tinggi di Kabupaten Tabalong dinilai menjadi celah rawannya peredaran gelap narkoba. Kelompok usia ini disebut paling rentan terpapar penyalahgunaan narkotika, terutama jenis sabu-sabu yang bersifat adiktif dan merusak kesehatan.

Hal itu terungkap dalam Live Talk Show TV Tabalong dan Radio Suara Tabalong 94,5 FM, di LPPL TV Radio Tabalong yang menghadirkan dua Nara sumber BNNK Tabalong, Heru Irwan Permana, Kasubag Umum BNNK Tabalong dan M Ilman Abrar, Penyidik Ahli Pertama di BNNK Tabalong.

Dikatakan Heru, usia produktif merupakan fase di mana seseorang aktif bersosialisasi dan cenderung mudah terpengaruh lingkungan pergaulan. Kondisi ini kerap dimanfaatkan jaringan peredaran narkoba untuk menyasar generasi muda.

Baca Juga Status Waspada Cuaca Kalsel Selama 3 Hari, Hujan Sedang Hingga Lebat

“Lingkungan pergaulan sangat berpengaruh. Remaja itu berada pada fase meniru. Ketika melihat teman sebaya menggunakan narkoba, muncul rasa penasaran hingga akhirnya ikut mencoba,” ujar Heru.

Senada, Penyidik Ahli Pertama BNNK Tabalong, Ilman menegaskan bahwa faktor lingkungan menjadi pintu masuk utama penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja dan usia produktif. Menurutnya, pengawasan keluarga menjadi benteng awal yang paling efektif untuk mencegah anak terjerumus.

“Peran keluarga itu sangat penting. Benteng awal pencegahan narkoba adalah keluarga. Dari rumah harus sudah dibangun komunikasi, pengawasan, dan keteladanan,” kata Ilman.

Baca Juga :   Disperkim Banjarbaru Atur Titik Reklame, Tak Semua Lokasi Bisa Dipasang Spanduk

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca