WARTABANJAR.COM, TANJUNG– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong melakukan audiensi ke Kementerian Sosial RI, diterima langsung oleh Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Tabalong mengajukan permohonan pembangunan Sekolah Rakyat bertaraf nasional bagi anak-anak tidak mampu dan putus sekolah di daerah tertinggal.

Audiensi dihadiri Bupati Tabalong, H.M. Noor Rifani, Ketua DPRD Tabalong, Riza Pahlipi, Ketua Komisi I DPRD Tabalong, Akhmad Helmi, anggota Komisi I DPRD Tabalong, Zainal Ilmi dari Fraksi Golkar, serta jajaran SKPD terkait.

Permohonan disetujui karena seluruh persyaratan dinyatakan lengkap.

Salah satu syarat utamanya yakni ketersediaan lahan, telah dipenuhi oleh Pemkab Tabalong dengan menghibahkan lahan seluas 8 hektare yang berada di kawasan Nan Sarunai.

Anggota Komisi I DPRD Tabalong, Zainal Ilmi menyampaikan bahwa hasil audiensi tersebut memastikan pembangunan Sekolah Rakyat akan dimulai pada tahun 2026, ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2027.

“Alhamdulillah, usulan Pemkab Tabalong langsung disetujui Kementerian Sosial karena persyaratannya lengkap. Insya Allah pembangunan dimulai tahun 2026 dan operasional pada 2027,” ujar Zainal Ilmi kepada wartabanjar.com, Jumat (6/2/2026) via WhattsApp.

Sekolah Rakyat ini akan menyasar anak-anak yatim piatu, anak dari keluarga tidak mampu, serta anak putus sekolah, khususnya dari daerah tertinggal.

Model pendidikan yang diterapkan mencakup jenjang SD, SMP hingga SMA dan dilengkapi dengan sistem asrama (boarding school).

BACA JUGA: VIRAL! Patin Raksasa 31 Kg di Pasar Kahayan Palangkaraya Laku Rp46 Juta Bikin Heboh Warganet

Seluruh biaya pembangunan hingga operasional Sekolah Rakyat ini akan ditanggung oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial RI.

Diharapkan, kehadiran Sekolah Rakyat di Kabupaten Tabalong dapat memperluas akses pendidikan yang layak serta mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah tertinggal.

Program ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemkab Tabalong dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan dan memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak kurang mampu di Bumi Sarabakawa. (wartabanjar.com/Suhardi)

Editor: Yayu