WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Banjir merendam MTS–MA Miftahul Khairiyah Cempaka, Rabu (4/1/2026).
Akibatnya, proses belajar mengajar di sekolah tersebut terpaksa dihentikan sementara.
Genangan air terjadi menyusul hujan yang mengguyur Banjarbaru dan sekitarnya sejak subuh.
Seorang guru MTS–MA Miftahul Khairiyah, Nurul Hijfiah, mengatakan kondisi banjir membuat pembelajaran tatap muka tidak memungkinkan untuk dilaksanakan.
“Untuk hari ini terpaksa kami liburkan kegiatan belajar mengajar karena air banjir terus naik,” ujarnya.
Nurul menjelaskan, tinggi genangan air sangat bergantung pada intensitas hujan.
Jika hujan mereda, air biasanya cepat surut, namun apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi, debit air dipastikan meningkat.
“Setelah banjir surut nanti, area sekolah akan kami bersihkan sebelum aktivitas kembali normal,” katanya.
Terpisah, Camat Cempaka, Hendrawan menyebutkan banjir juga merendam sejumlah permukiman warga di wilayahnya.
Beberapa RT di Kelurahan Kertak Baru dilaporkan terdampak.
BACA JUGA: Daftar Lengkap Harga Emas Antam Pagi ini Rabu 4 Februari 2026, Stabil di Rp 2,844 Juta Per Gram
“Di RT 5 dan RT 6 Kertak Baru, ketinggian air rata-rata sekitar 30 sentimeter,” sebut Hendrawan.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan bersiaga jika debit air kembali naik.
“Warga diminta mengamankan barang-barang. Jika ada yang terdampak dan perlu evakuasi, segera hubungi Puskesmas atau BPBD,” pungkasnya. (wartabanjar.com/IKhsan)







