WARTABANJAR.COM, NGADA – Peristiwa duka terjadi di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Seorang siswa kelas IV sekolah dasar berinisial YBS (10) ditemukan tewas bunuh diri di dahan pohon cengkeh di dekat sebuah pondok tempat ia tinggal bersama neneknya yang berusia sekitar 80 tahun.
Kejadian tersebut mengejutkan warga sekitar dan menyisakan kesedihan mendalam, terutama bagi keluarga korban.
Dalam proses olah tempat kejadian perkara (TKP), pihak kepolisian menemukan sepucuk surat tulisan tangan yang ditujukan kepada ibu korban. Surat tersebut diduga kuat ditulis oleh korban sendiri.
Bagini Isi Suratnya:
SURAT BUAT MAMA RETI
MAMA SAYA PERGI DULUMAMA RELAKAN SAYA PERGI (MENINGGAL) JANGAN MENANGIS YA MAMA
MAMA SAYA PERGI (MENINGGAL) TIDAK PERLU MAMA MENANGIS DAN MENCARI ATAU MERINDUKAN SAYA
SELAMAT TINGGAL MAMA

Kasi Humas Polres Ngada, Ipda Benediktus E. Pissort, membenarkan temuan tersebut.
“Ini berdasarkan hasil pencocokan dengan tulisan korban di beberapa buku tulis,” ujarnya.
Pihak kepolisian juga telah memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap latar belakang peristiwa ini.
Sebelumnya, sekitar pukul 08.00 WITA, dua orang saksi sempat melihat korban duduk termenung di luar pondok. Saat ditanya mengenai keberadaan neneknya dan alasan tidak berangkat sekolah, korban hanya menunduk dalam keadaan sedih.
Sementara itu, ibu korban menuturkan bahwa malam sebelumnya anak tersebut sempat menginap bersamanya sebelum kembali ke pondok sang nenek pada pagi hari.
Menurut keterangan saksi, kondisi keluarga korban diketahui menghadapi banyak tantangan. Ayah korban telah meninggal dunia bahkan sebelum korban lahir. Sang ibu harus berjuang menafkahi lima anak dalam keterbatasan ekonomi.
