Ia juga menekankan beberapa pedoman utama bagi petugas:
Mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif
Penegakan hukum melalui ETLE statis maupun mobile
Menghindari penyimpangan, arogansi, dan tindakan kontraproduktif
Penindakan Lebih Banyak Teguran dan Edukasi
Ditemui usai apel, Wakapolres menambahkan bahwa operasi ini menjadi momentum krusial karena Ramadan semakin dekat dan mobilitas warga dipastikan meningkat.
“Operasi ini ditekankan untuk menyambut bulan Ramadan 2026, supaya masyarakat lebih ingat mematuhi aturan lalu lintas dan menekan angka kecelakaan,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa penindakan akan lebih mengutamakan edukasi dan pemanfaatan teknologi ETLE.
“Kita utamakan teguran-teguran agar masyarakat kembali sadar pentingnya disiplin berlalu lintas,” tambahnya.
Imbauan Keselamatan untuk Pengguna Jalan
Menutup kegiatan, Kompol Andri mengimbau masyarakat di Bumi Tuntung Pandang agar lebih mengutamakan keselamatan dibanding kecepatan.
“Selalu berhati-hati di jalan, saling menghargai sesama pengguna jalan, dan patuhi aturan lalu lintas. Keselamatan lebih utama daripada kecelakaan,” pungkasnya.
Apel Gelar Pasukan ini turut dihadiri perwakilan dari Kodim 1009/Tanah Laut, Kejaksaan Negeri Tanah Laut, Dishub Tanah Laut, Satpol PP, hingga Damkar Tanah Laut sebagai bentuk sinergi lintas instansi dalam menjaga ketertiban dan keamanan.(Wartabanjar.com/Gazali)
editor: nur_muhammad







