Polisi Bebaskan Pasutri Penganiaya Pengendara karena Ditegur Merokok di Palmerah, Ini Alasannya

“Dua-duanya, suaminya dan istrinya sudah dimintai keterangan. Mereka warga Palmerah, Kota Bambu Selatan,” jelas Gomos.

Insiden Dipicu Emosi Sesaat

Berdasarkan pemeriksaan awal, insiden penganiayaan tersebut dipicu emosi spontan di lokasi kejadian.

“Namanya orang emosi. Kalau lihat videonya, memang karena emosi. Karena disiram air,” ungkapnya.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, dini hari. Polisi juga menyebut bahwa pelapor diduga merupakan seorang konten kreator.

Teriakan ‘Pak Joko’ Disebut Sekadar Gertakan

Dalam video viral, pelaku sempat berteriak akan memanggil seseorang bernama “Pak Joko” yang disebut-sebut anggota polisi. Namun Gomos membantah adanya keterlibatan aparat dalam kasus tersebut.

“Itu hanya gertakan spontan. Orang emosi saja asal nyebut,” kata Gomos.

Ia menegaskan tidak ada bukti keterlibatan pihak kepolisian dalam insiden tersebut.

“Kalau pun kenal, tidak ada hubungannya. Pak Joko-nya juga tidak datang atau ikut kekerasan,” tutupnya.(Wartabanjar.com/kcm/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad