Sinergi Pemkab Tabalong–PT Adaro Indonesia Diperkuat, Bupati Tegaskan Tak Boleh Ada Anak Stunting

WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong terus memperkuat langkah percepatan penurunan stunting melalui sinergi lintas sektor. Komitmen tersebut ditegaskan dalam pertemuan akhir para pemangku kepentingan yang membahas progres dan pelaksanaan program intervensi gizi tahun 2025, bertempat di Balai Dandung Suchrowardi, Kompleks Pendopo Bersinar, Pembataan, Jumat (23/1/2026).

Pertemuan ini menjadi momentum penting penguatan kolaborasi antara Pemkab Tabalong dan PT Adaro Indonesia, dalam upaya mewujudkan generasi Tabalong yang sehat, kuat, dan bebas stunting. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat intervensi nyata di lapangan, mulai dari pencegahan hingga penanganan anak berisiko stunting.

Bupati Tabalong, H M Noor Rifani, menegaskan bahwa stunting bukan sekadar isu kesehatan, melainkan persoalan masa depan daerah yang harus ditangani secara serius dan berkelanjutan.

“Pertemuan ini sangat penting karena kita membahas stunting. Saya tidak mau di Tabalong ada anak stunting. Ini perlu perhatian khusus agar generasi Tabalong menjadi generasi yang kuat,” tegas Bupati.

Menurutnya, percepatan penurunan stunting tidak akan berhasil jika dilakukan secara parsial. Seluruh pemangku kepentingan, mulai dari camat, kepala puskesmas, hingga kepala desa, harus bergerak bersama dalam satu pola kerja yang terintegrasi.

“Jangan bergerak masing-masing. Kita harus bersama-sama. Kalau sinergi kuat, hasilnya juga akan maksimal,” ujarnya.

Bupati juga menekankan pentingnya mengaktifkan kembali pola orang tua asuh sebagai strategi konkret dalam penanganan stunting. Pemkab Tabalong bahkan telah menerbitkan surat edaran terkait pembagian peran dan pelaksanaan program orang tua asuh bagi anak stunting.

Baca Juga :   Ini Alasan SIWO Pusat Nobatkan Bupati Rahmat Trianto sebagai Tokoh Peduli Olahraga

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca