Rencana kolaborasi ini akan mencakup beberapa poin utama, mulai dari migrasi data hingga pengembangan platform digital yang dapat diakses oleh masyarakat.
“Kami bermaksud menjalin kerjasama untuk pembangunan ‘Big Data’ Kepemudaan, yaitu migrasi data manual pemuda se-Kabupaten Tanah Laut ke dalam sistem database terintegrasi,” tambahnya.
BACA JUGA: Waspada Cuaca Panas Berlebihan di Kalsel, Suhu Terasa Seperti 36 Derajat
Selain soal basis data, Rudi menjelaskan bahwa nantinya akan ada pengembangan aplikasi pendukung untuk mempermudah monitoring program-program kepemudaan di lapangan.
“Kami siapkan pengembangan aplikasi berbasis Website dan Mobile untuk pemetaan potensi, minat, bakat, dan monitoring dampak program kepemudaan. Termasuk analisis Business Intelligence (BI) berupa dasbor eksekutif untuk memetakan Rencana Strategis (Renstra) kepemudaan berbasis algoritma data,” pungkasnya.
Melalui audiensi yang dilaksanakan di kampus Politala ini, diharapkan proses transformasi digital di lingkungan Dispora Tanah Laut dapat segera terwujud, sehingga pelayanan kepada pemuda di Bumi Tuntung Pandang menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.(Wartabanjar.com/Gazali)
Editor: Yayu
