Menurutnya, integrasi lintas lembaga merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang efektif, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Dengan sistem terintegrasi ini, masyarakat diharapkan dapat mengakses layanan secara lebih cepat, transparan, dan efisien tanpa harus menghadapi kerumitan administrasi,” jelasnya.
Bupati juga mengajak seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah untuk menjadikan inovasi sebagai budaya kerja yang berkelanjutan, bukan sekadar agenda seremonial.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah. (wartabanjar.com/Adew)
Editor Restu











