Terkait pengungkapan kasus, Kapolres menyebut hal ini dilakukan melalui pemetaan pola pelaku oleh tim opsnal di lapangan.
Polisi akhirnya melakukan penangkapan tangan saat pelaku kembali beraksi.
“Pelaku tidak menyadari bahwa pola pergerakannya sudah kami pelajari. Saat beraksi, langsung kami tangkap,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan, diketahui pelaku bukan warga Banjarbaru.
Seluruh pelaku berdomisili di Martapura, Kabupaten Banjar.
”Saat ini kasus tersebut masih terus kami kembangkan untuk mendalami kemungkinan adanya pelaku lain,” tandas Kapolres. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor: Yayu







