WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Di balik angka Rp18 miliar yang digelontorkan Pemerintah Kabupaten Tabalong ke PT BPR Tabalong Bersinar, tersimpan harapan ribuan pelaku usaha kecil untuk bangkit dan bertumbuh.

Penyertaan modal tersebut secara khusus dialokasikan untuk memperkuat program Kredit Tabalong Smart, fasilitas kredit tanpa bunga dan tanpa biaya administrasi yang selama ini menjadi penopang usaha masyarakat.

Keputusan strategis itu disampaikan Bupati Tabalong HM Noor Rifani usai mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di ruang rapat KCM Tanjung, Jalan A Yani, Kelurahan Mabuun, Murung Pudak, Selasa (13/1/2026).

Menurut Bupati, tambahan modal diberikan karena kinerja PT BPR Tabalong Bersinar dinilai sangat sehat dan berhasil. Program kredit yang telah berjalan terbukti tepat sasaran dan memberi dampak nyata.

“Tingkat kredit macetnya sangat kecil, tidak lebih dari dua persen. Ini menunjukkan pengelolaan yang baik dan layak diperbesar skalanya,” ujar Noor Rifani.

Hingga kini, sekitar 600 nasabah telah merasakan manfaat Kredit Tabalong Smart. Program ini menjadi angin segar bagi pelaku UMKM dan masyarakat produktif yang selama ini kesulitan mengakses permodalan karena bunga dan biaya administrasi.

Bagi H Fani, sapaan akrab Bupati Tabalong, kredit tanpa bunga bukan sekadar bantuan keuangan, melainkan jembatan menuju kemandirian ekonomi.

“Dengan akses kredit yang mudah dan murah, masyarakat bisa mengembangkan usaha, membuka lapangan kerja, dan itu berdampak langsung pada pergerakan ekonomi daerah,” jelasnya.

Ia bahkan menyebut, program ini berpotensi menjadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tabalong yang kini mencapai 5,4 persen.

Tambahan modal Rp18 miliar ini diharapkan membuat PT BPR Tabalong Bersinar semakin kuat dalam menjalankan peran sebagai bank milik daerah yang berpihak pada rakyat. Bukan hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra perjuangan ekonomi masyarakat kecil.

Di Tabalong, angka bukan sekadar angka. Ia berubah menjadi etalase usaha kecil, menjadi penghidupan keluarga, dan menjadi harapan baru bagi masa depan yang lebih mandiri.(wartabanjar.com/Suhardi)

editor: nur_muhammad