WARTABANJAR.COM – Presiden dan Wakil Presiden RI dijadwalkan berkunjung ke Provinsi Kalimantan Selatan dalam rangka peninjauan banjir dan Sekolah Rakyat.
Gubernur Kalsel H Muhidin menyampaikan adanya wacana kunjungan Presiden RI pada tanggal 12 Januari mendatang.
Namun, ia menegaskan bahwa kepastian kunjungan tersebut masih bersifat tentatif mengingat padatnya agenda Presiden.
Baca Juga Pesisir Perairan Sungai Barito Berpotensi Banjir Rob 2,8 Meter Malam ini
“Kita pahami Presiden sangat sibuk, jadi kita menunggu kepastian. Kalau jadi, tentu kita siap. Kalau belum, kita maklumi,” jelasnya.
Apabila kunjungan Presiden terealisasi, Gubernur menyebutkan salah satu agenda yang direncanakan adalah peninjauan Sekolah Rakyat di Kalimantan Selatan.
Ia mengungkapkan, setelah melihat langsung kondisi Sekolah Rakyat, fasilitas yang tersedia dinilai sangat lengkap dan memadai.
“Sekolah Rakyat ini luar biasa. Fasilitasnya lengkap, mulai dari komputer, kebutuhan makan peserta didik dijamin, hingga asrama yang juga disiapkan. Bahkan pendidikan keagamaan juga dijamin,” ungkapnya.
Menurut H. Muhidin, keberadaan Sekolah Rakyat ini ditujukan khusus bagi anak-anak yang putus sekolah atau berasal dari keluarga tidak mampu.
Proses seleksi dilakukan secara ketat oleh pejabat terkait agar tepat sasaran dan benar-benar diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Setiap Kabupaten dan Kota akan dilakukan penilaian. Kalau orang tuanya masih mampu, tentu tidak masuk kriteria. Ini benar-benar untuk anak-anak yang tidak mampu dan sempat berhenti sekolah,” tegas Gubernur.

