“Di RT sini saja ada sekitar 195 rumah. Kalau total se-Kelampayan Tengah sekitar 400 rumah, hampir semuanya terdampak,” jelasnya.
Meski banjir cukup lama, sebagian besar warga masih memilih bertahan di rumah dan belum mengungsi.
Untuk beristirahat, ia bersama keluarga memanfaatkan sofa atau perabot yang posisinya lebih tinggi dari genangan air.
“Tidur di atas sofa, belum ada yang mengungsi,” ujarnya.
Untuk pasokan listrik, Hasan mengatakan hingga kini masih aman. Namun, warga tetap waspada apabila sewaktu-waktu listrik dipadamkan oleh PLN jika trafo terdampak banjir.
“Listrik masih menyala, colokan dipasang di atas. Kecuali kalau nanti PLN memadamkan karena trafo terendam,” pungkasnya. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor Restu







