WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Aksi pencurian sepeda motor di kawasan Jakarta Selatan berakhir dramatis dan menegangkan. Seorang remaja yang diduga pelaku curanmor nyaris lolos setelah nekat memanjat atap rumah warga saat dikejar massa, Minggu pagi (4/1/2026).

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Pancoran Barat VIII, Kecamatan Pancoran. Usai aksinya dipergoki warga, terduga pelaku langsung melarikan diri dan naik ke atas atap seng serta genteng rumah warga demi menghindari kejaran.

Aksi nekat tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar. Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, remaja berbaju abu-abu terlihat mondar-mandir di atas atap, berusaha mencari jalan keluar. Ia bahkan berpindah dari satu atap ke atap lain yang kondisinya tampak rapuh dan berbahaya.

Situasi di lokasi sempat memanas. Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), serta warga sekitar bahu-membahu melakukan upaya penangkapan. Seorang petugas terlihat dengan sangat hati-hati memanjat ke atap rumah demi mengamankan pelaku.

Warga dan petugas berkali-kali meminta terduga pelaku untuk turun secara baik-baik. Teriakan “turun, turun!” terdengar jelas dalam video, menggambarkan ketegangan yang terjadi saat itu. Namun, pelaku sempat menolak dan tampak kebingungan di atas atap sempit tersebut.

Momen paling menegangkan terjadi ketika terduga pelaku terperosok dan jatuh menembus genteng yang jebol. Meski sempat menghilang sejenak, pelaku kembali muncul dari sela-sela atap sebelum akhirnya berhasil diamankan.

Dengan kerja sama dan kewaspadaan tinggi, petugas bersama warga akhirnya berhasil menurunkan dan mengamankan terduga pelaku dari atas atap rumah. Remaja tersebut langsung diamankan di lokasi untuk menghindari tindakan main hakim sendiri.

Keberhasilan penangkapan ini menjadi bukti kesigapan petugas serta peran aktif masyarakat dalam merespons aksi kriminalitas di lingkungan permukiman. Kasus dugaan pencurian sepeda motor tersebut selanjutnya diserahkan kepada pihak berwenang untuk proses hukum lebih lanjut.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad