Pemerintahan Trump menuduh Maduro terlibat dalam dukungan terhadap kartel narkoba internasional. Trump bahkan menuding rezim Maduro bertanggung jawab atas ribuan kematian warga AS akibat peredaran narkoba ilegal.

Sejak September 2025, pasukan AS dilaporkan telah menewaskan lebih dari 100 orang dalam sedikitnya 30 serangan terhadap kapal-kapal yang dituding terlibat penyelundupan narkoba dari Venezuela di kawasan Karibia dan Pasifik. Sejumlah pakar hukum internasional menilai aksi militer AS tersebut berpotensi melanggar hukum nasional Amerika Serikat maupun hukum internasional.

Operasi penangkapan Presiden Maduro ini pun menuai kecaman dari berbagai pemimpin dunia dan berisiko memperuncing ketegangan geopolitik di kawasan Amerika Latin.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad