“Kaki saya kena kutu air. Kalau ada uang beli salep, kalau tidak ya dibiarkan saja,” ungkap Ibu Jamil.

Ia juga menyampaikan, bantuan kesehatan hampir tidak pernah diterima secara langsung.

Distribusi bantuan pun, sebutnya lebih banyak diarahkan ke wilayah lain tanpa menyentuh seluruh rumah warga.

“Tidak ada bantuan obat. Bungkus makanan juga tidak ada. Bantuan sering lewat saja, langsung ke daerah Karamat,” keluhnya. (wartabanjar.com/IKhsan)

Editor Restu