Meski kerap menjadi sasaran kritik, Mohamed Salah tampak tidak terlalu ambil pusing dan tetap konsisten dengan prinsipnya untuk menyebarkan pesan perdamaian global. Bagi banyak pihak, langkah Salah ini justru dianggap memperkuat citranya sebagai ikon pemersatu yang mampu menjembatani perbedaan melalui nilai-nilai kemanusiaan dan kasih sayang antar sesama tanpa memandang latar belakang.
Kini, fokus Salah akan segera beralih kembali ke lapangan hijau untuk memimpin lini depan Liverpool di periode sibuk Liga Inggris. Terlepas dari keriuhan di media sosial, performa Salah di lapangan tetap menjadi yang paling dinanti oleh para pendukung The Reds, terutama dalam misi menjaga posisi puncak klasemen sebelum ia berangkat memperkuat negaranya di ajang internasional mendatang. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar
