WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Banjir yang merendam Desa Teluk Selong Ulu, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, hingga kini masih belum menunjukkan tanda-tanda surut. Hingga Kamis (25/12/2025), genangan air masih menguasai permukiman warga dan aktivitas masyarakat terganggu.

Kondisi banjir yang telah berlangsung sejak pertengahan Desember 2025 itu memicu keresahan di kalangan warga. Selain merendam rumah dan fasilitas umum, banjir berkepanjangan kini mulai berdampak serius terhadap kesehatan masyarakat.

Sejumlah warga mengeluhkan penyakit kulit, seperti gatal-gatal dan iritasi, akibat terlalu lama beraktivitas di lingkungan yang tergenang air banjir. Anak-anak dan lansia disebut menjadi kelompok yang paling rentan terdampak kondisi tersebut.

Warga berharap adanya penanganan cepat dari pihak terkait, baik berupa bantuan kesehatan, distribusi obat-obatan, maupun langkah konkret untuk mempercepat surutnya banjir. Hingga saat ini, masyarakat masih bertahan di rumah masing-masing sambil berupaya mengamankan barang-barang dari genangan air.

Situasi banjir yang berkepanjangan ini menjadi perhatian serius, mengingat cuaca ekstrem dan intensitas hujan tinggi masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Banjar dalam beberapa hari ke depan.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad