WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Menjelang lonjakan arus mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan (Ditlantas Polda Kalsel) memperketat pengawasan terhadap angkutan umum demi memastikan keselamatan penumpang.

Pengawasan tersebut dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan pengemudi serta uji kelayakan armada bus di Terminal Tipe A Gambut Barakat, Kabupaten Banjar, Senin (22/12/2025).

Langkah ini menjadi bagian dari upaya antisipasi dini untuk meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pada momen akhir tahun.

Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel, Kombes Pol Dr. M. Fahri Siregar, mengatakan pemeriksaan menyasar seluruh sopir dan armada bus yang beroperasi. Pemeriksaan meliputi kondisi fisik pengemudi, tekanan darah, hingga tes kesehatan dasar lainnya.

“Hari ini kami melaksanakan pemeriksaan kesehatan pengemudi sekaligus ramp check armada bus di Terminal Tipe A Gambut Barakat, Kabupaten Banjar,” ujar Fahri.

Selain kondisi pengemudi, petugas gabungan juga melakukan pengecekan kelayakan teknis kendaraan, seperti sistem pengereman, lampu penerangan, kondisi ban, serta kelengkapan administrasi kendaraan sesuai ketentuan yang berlaku.

Fahri menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan sinergi lintas sektor, antara lain Ditlantas Polda Kalsel, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes) Polda Kalsel, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kalimantan Selatan, Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel, Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, hingga Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalsel.

“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi bersama untuk memastikan keselamatan transportasi darat selama periode Nataru,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, seluruh pengemudi dan armada bus dinyatakan layak beroperasi. Setiap kendaraan yang telah lolos pemeriksaan juga dipasangi stiker bertuliskan Inspeksi Keselamatan LLAJ sebagai tanda telah memenuhi standar keselamatan.

“Pemeriksaan serupa akan terus kami lakukan secara berkala di terminal-terminal lain di wilayah Kalimantan Selatan,” tegas Fahri.

Sementara itu, Kepala BPTD Kelas II Kalimantan Selatan, Sigit Mintarso, menambahkan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk menjamin kualitas layanan angkutan umum selama libur akhir tahun.