Proses keberangkatan dilakukan secara bertahap, dimulai dari titik kumpul di Warung 76, kemudian bergerak ke berbagai lokasi hingga akhirnya berangkat melalui Surabaya.
“Jumlah jemaah sampai tiga kali keberangkatan, dibagi dalam tiga regu. Jamaahnya campur sari,” jelasnya.
Kyai Imam juga menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam momen haul ini merupakan yang pertama kali.
Namun demikian, ia berharap dapat kembali hadir pada tahun mendatang.
“Setahu saya baru satu kali ini. Insya Allah tahun depan, bila Tuhan menghendaki umur panjang, saya ingin ke sini lagi,” tuturnya.
Sementara itu, puncak kedatangan jemaah untuk momen 5 Rajab diperkirakan akan terjadi pada 25 Desember 2025, dengan ribuan jemaah dari berbagai daerah diprediksi memadati Kota Banjarmasin. (Wartabanjar.com/Ramadan)
Editor Restu







