Waduk Rybnik sendiri memiliki karakteristik unik yang mendukung pertumbuhan ikan ekstrem. Aliran air hangat dari pembangkit listrik di sekitarnya menciptakan suhu stabil yang mempercepat metabolisme ikan. Kondisi ini membuat lele Wels di waduk tersebut kerap tumbuh hingga ukuran raksasa.
“Ekosistem di Rybnik memang luar biasa. Kami tahu ikan-ikan di sini besar, tapi pencapaian ini jauh melampaui bayangan kami,” tambah Pyra.
Lele Wels dikenal sebagai ikan air tawar terbesar di Eropa sekaligus predator puncak di habitatnya. Dengan tubuh panjang, kepala lebar, dan sungut sensitif, ikan ini mampu berburu dalam kondisi gelap dan air keruh. Mangsa mereka beragam, mulai dari ikan, amfibi, burung air, hingga mamalia kecil.
Spesies ini juga terkenal berumur panjang dan mampu hidup puluhan tahun. Dalam kondisi ideal, lele Wels bahkan dapat tumbuh lebih dari tiga meter, menjadikannya ikon sekaligus legenda di dunia perikanan dan memancing Eropa.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad







