Bahkan, dua rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat dengan kondisi atap rusak parah dan sebagian bangunan tidak lagi layak huni.
Meski menyebabkan kerusakan material yang cukup signifikan, BPBD HST memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Warga terdampak saat ini memilih bertahan di rumah masing-masing atau mengungsi sementara ke rumah keluarga terdekat.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian material cukup besar, terutama bagi warga yang rumahnya mengalami rusak berat,” jelasnya.
Usai kejadian, petugas BPBD bersama aparat desa setempat langsung melakukan pendataan, pemantauan lokasi, serta berkoordinasi untuk langkah penanganan lanjutan, termasuk rencana penyaluran bantuan logistik bagi warga terdampak.
BPBD HST juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu dan berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.
“Kami mengimbau warga agar selalu waspada, terutama saat hujan disertai angin kencang. Jika terjadi kondisi darurat, segera melapor kepada aparat desa atau BPBD,” pungkas Fitriadinoor. (wartabanjar.com/Adew)
Editor Restu







