WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) resmi mengumumkan para pemenang Lomba Inovasi Daerah Tahun 2025 dalam seremoni penganugerahan yang digelar di Gedung Balairung Tuntung Pandang, Selasa (16/12/2025).

Gelaran ini menjadi ajang pembuktian bagi instansi maupun individu dalam melahirkan gagasan kreatif guna mendobrak kebuntuan birokrasi.

Fokus utama kegiatan ini adalah mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik dan menciptakan ekosistem daerah yang lebih kompetitif serta adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Baca Juga Kejati Kalsel Geledah Kantor BKSDA: Tiga Boks Dokumen Disita

Plt Kepala Bapperida Tanah Laut, Afrizal Akbar, SH, menegaskan bahwa agenda tahunan ini merupakan implementasi konkret dari visi tata kelola pemerintahan yang tidak hanya statis, namun terus berkembang.

"Lomba inovasi ini bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi ruang ekspresi, wadah pembelajaran, serta sarana menghadirkan perubahan nyata melalui inovasi," ujarnya.

Langkah ini juga menjadi tulang punggung dalam mendukung misi ketiga RPJMD Tanah Laut 2025-2029.

Sejak pendaftaran dibuka pada 20 hingga 26 Oktober 2025, tercatat sebanyak 102 karya inovasi dari lima kategori berbeda bersaing ketat melalui proses verifikasi, validasi administratif, hingga tahap presentasi di hadapan dewan juri.

Di sisi lain, Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, menekankan bahwa di tengah arus digitalisasi, inovasi adalah syarat mutlak yang tidak bisa ditawar jika ingin memberikan pelayanan terbaik bagi warga.

"Inovasi lahir dari keberanian untuk mencoba, menerima masukan, dan melakukan perbaikan. Jangan takut dikoreksi, karena dari umpan balik itulah inovasi akan semakin sempurna," tegasnya.

Bupati menyoroti bahwa perubahan besar seringkali dimulai dari efisiensi layanan dasar, seperti administrasi kependudukan dan infrastruktur yang lebih cepat serta tepat.

Ia menantang setiap perangkat daerah untuk berani menguji efektivitas terobosan mereka melalui indeks kepuasan masyarakat secara berkala.

"Teruslah berinovasi dan berimprovisasi. Inovasi bisa lahir dari hal-hal sederhana, bahkan dari ide yang tidak kita sangka sebelumnya," pesannya.