Polsek Murung Pudak dan Polsek Upau Cek Lokasi yang Berpotensi Rawan Banjir di 2 Kecamatan
WARTABANJAR.COM, TANJUNG- Polsek Murung Pudak dan Polsek Upau melaksanakan pengecekan ke lokasi rawan banjir akibat curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir di dua kecamatan yaitu Murung Pudak dan Upau, Senin (15/12/2025).
Wilayah Kelurahan Mabuun di Kecamatan Murung Pudak dan Kecamatan Upau beberapa hari ini terendam banjir.
Pengecekan lokasi yang mulai terdampak banjir dilakukan di dua titik, yaitu Kompleks CPI RT. 014 di Kelurahan MUN dan Kompleks Maluyung RT. 016 di Kelurahan Mabuun.
Air menggenangi sebagian rumah warga serta akses jalan menuju Kompleks CPI dengan ketinggian air berkisar antara 30-60 sentimeter.
Pengecekan kedua dilakukan di Kompleks Maluyung RT. 016, Kelurahan Mabuun.
Pada lokasi ini, air menggenangi jalan utama menuju Kompleks Maluyung dengan ketinggian sekitar 10-20 sentimeter.
Selain itu, di area perumahan, air juga menggenangi rumah warga dengan ketinggian mencapai 30-70 sentimeter.
Sementara itu, Polsek Upau melaksanakan patroli pemantauan debit air Sungai Jaing di wilayah hukum Polsek Upau yang berlokasi di Desa Kaong, RT 03 dan RT 04, Kecamatan Upau.
Patroli ini dilaksanakan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi banjir akibat luapan air Sungai Jaing, menyusul tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak Minggu sore hingga Senin pagi.
BACA JUGA: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Kalsel Selama 3 Hari
Berdasarkan hasil patroli di lapangan hingga Senin sekitar pukul 11.30 WITA, debit air Sungai Jaing terpantau masih tinggi, namun sudah berangsur surut.
Menanggapi kejadian ini, Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., melalui PS Kasi Humas Polres Tabalong, IPTU Joko Sutrisno, mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan mengutamakan keselamatan.