WARTABANJAR.COM - Kebakaran dahsyat melanda Pasar Pravoberezhnny di Distrik Nevsky, St Petersburg, Rusia, Rabu malam (10/12/2025). Insiden ini memicu kepanikan besar, menewaskan bangunan bersejarah seluas 1.500 meter persegi, serta memaksa evakuasi massal.

Dua orang dilaporkan mengalami luka, sementara sekitar 100 warga harus dievakuasi akibat kobaran api yang terus membesar. Kompleks pasar yang berdiri sejak 1979–1983 ini dikenal sebagai salah satu peninggalan budaya era Uni Soviet dan sempat muncul dalam film Soviet terkenal Interdevochka (1989).

Kronologi Mencekam: Api Merebak dari 50 m² hingga 1.500 m²

Berdasarkan laporan Turkiye Today, api mulai terlihat sekitar pukul 17.00 waktu setempat di pasar dua lantai tersebut. Dalam hitungan menit, kobaran yang awalnya hanya 50 meter persegi menjalar cepat hingga melahap seluruh 1.500 meter persegi bangunan.

Material mudah terbakar yang tersimpan di dalam gedung mempercepat penyebaran api. Petugas pemadam kebakaran baru bisa mengendalikan kobaran sekitar pukul 19.22, meski proses pemadaman berlanjut hingga malam hari.

Kementerian Situasi Darurat (MChS) Rusia mengerahkan 96 personel dan 26 unit peralatan. Skala kebakaran ditetapkan pada tingkat kompleksitas 2, menandakan kondisi yang sulit dan berisiko tinggi.

Asap hitam pekat menyelimuti kota, memaksa penutupan jalan utama di Iskrovsky Prospekt demi kelancaran operasi penyelamatan.

Ledakan Menggelegar, Warga Panik Berlarian

Saksi mata melaporkan suara ledakan keras selama proses kebakaran. Rekaman video yang beredar menunjukkan paviliun pasar dilalap api, sementara asap hitam raksasa membubung ke langit St Petersburg.

Dua orang mengalami luka-luka, salah satunya diduga nekat melompat dari lantai dua demi menyelamatkan diri. Seorang wanita berusia 52 tahun dilaporkan mengalami keracunan karbon monoksida akibat menghirup asap.

Bangunan Bersejarah di Ambang Hilang, Pernah Dilibatkan dalam Sengketa

Pasar Pravoberezhnny dikenal sebagai bangunan yang berada di bawah pengawasan ketat terkait standar keselamatan kebakaran. Otoritas kota telah melakukan sejumlah inspeksi dalam beberapa tahun terakhir, terutama karena kompleks tersebut terlibat perselisihan regulasi dengan pemerintah kota.