WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Kota Idaman berhasil meraih dua penghargaan prestisius dari Kementerian Kesehatan RI dalam ajang Sepekan Mengejar Imunisasi (PENARI) 2025.

Banjarbaru dinobatkan sebagai Penerima Apresiasi PENARI Tertinggi ke-2 Nasional, sekaligus meraih peringkat Terbaik ke-2 Nasional untuk pencapaian imunisasi kejar Measles Rubella (MR).

Penghargaan diserahkan di Balai Kartini, Jakarta, pada Senin (8/12/2025), oleh Direktur Imunisasi Kemenkes RI dr. Prima Yosephine, MKM.

Baca Juga Kejati Kalsel Geledah PT Bangun Banua, Dirut Afrizal : ā€˜Masalah Direksi Lama’

Menanggapi hal ini, Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian ini.

Ia mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti nyata upaya Pemkot bersama jajaran kesehatan berjalan efektif dan mengena pada masyarakat.

"Alhamdulillah dari 475 daerah yang berpartisipasi, Banjarbaru berhasil berada di peringkat ke-2 nasional. Ini adalah apresiasi atas kerja keras semua tenaga kesehatan dan bentuk komitmen kita mempercepat cakupan imunisasi," ujar Lisa, Selasa (9/12/2025).

Ia menegaskan prestasi tersebut bukan sekadar capaian, tetapi momentum untuk terus memperbaiki kualitas kesehatan warga Banjarbaru.

"Ke depan pemerintah akan terus meningkatkan kinerja agar kualitas kesehatan masyarakat semakin terjamin," tegasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Banjarbaru, dr Juhai Tri Agustina, menjelaskan imunisasi menjadi instrumen penting dalam mencegah Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I).

"Hingga akhir 2024 masih ada 973.378 anak yang berstatus zero dose dan lebih dari 746 ribu anak belum lengkap imunisasinya. Ini meningkatkan risiko PD3I. Banjarbaru berupaya mengatasi hal itu lewat pelayanan yang lebih agresif dan merata," jelasnya.

dr. Juhai menambahkan, program PENARI yang ditetapkan melalui KMK No. HK.01.07/MENKES/1056/2024 menjadi strategi nasional untuk mengejar ketertinggalan imunisasi.

Program ini digelar tiga kali setahun: saat Pekan Imunisasi Dunia, peringatan Hari Kemerdekaan RI, dan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN).

"Melalui program ini, Banjarbaru terus mendorong cakupan imunisasi yang tinggi, merata, dan berkualitas," pungkasnya. (wartabanjar.com/IKhsan)

Editor Restu