Menjamin setiap pekerjaan berdampak langsung bagi masyarakat. Membangun infrastruktur yang adil dan merata. Mengutamakan keselamatan, kualitas, dan akuntabilitas. Mendorong inovasi dan percepatan kinerja. Menjaga semangat pengabdian dalam setiap langkah.
Semangat tersebut, menurutnya sejalan dengan Astacita Presiden Prabowo Subianto dan strategi PU, yang menargetkan pertumbuhan ekonomi hingga 8% serta pengentasan kemiskinan menuju 0 Persen.
Ia mengingatkan jajaran PUPR untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem, banjir, dan longsor menjelang akhir tahun.
Selain itu, dukungan terhadap kelancaran arus Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 turut menjadi perhatian, termasuk memastikan infrastruktur tetap dalam kondisi prima, memperkuat koordinasi lintas instansi, memperhatikan ketersediaan logistik, hingga memastikan pemantauan lapangan dilakukan secara berkala.
Pada momen Hari Bakti ke-80 ini, Menteri PUPR menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan PUPR yang telah bekerja keras selama satu tahun terakhir. Ia berharap nilai-nilai Sabta Taruna dan Sabta Bakti terus menjadi landasan moral dan profesional dalam menjalankan tugas.
“Semoga Tuhan Yang Maha Esa menuntun langkah kita dalam membangun negeri dengan infrastruktur berkeadilan untuk rakyat sejahtera dan menuju Indonesia Maju,” tutupnya.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Dinas PUPR Kalsel juga menyerahkan santunan kepada sejumlah pegawai sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi terhadap keluarga besar PUPR. (Wartabanjar.com/MC Kalsel)
Editor Restu







