WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Komisi X DPR meminta pemerintah membangun sekolah darurat di wilayah-wilayah yang terdampak bencana untuk menjamin kelangsungan proses belajar-mengajar para siswa. Upaya ini dianggap penting agar pendidikan tidak terganggu akibat rusaknya fasilitas dan infrastruktur sekolah akibat bencana.
Komisi X menyatakan banyak sekolah di daerah terdampak sekarang tidak bisa digunakan atap rusak, ruang kelas roboh, atau akses jalan terputus sehingga siswa kesulitan mengikuti pelajaran. Mereka mendesak supaya sekolah sementara segera dibangun sambil menunggu rehabilitasi bangunan permanen.
Selain bangunan fisik, DPR juga meminta penyediaan fasilitas pendukung seperti ruang belajar, perlengkapan ajar, guru relawan, serta sanitasi agar siswa bisa belajar dengan layak. Komisi menekankan bahwa hak atas pendidikan harus tetap dijaga di masa tanggap darurat.
Komisi X meminta transparansi pelaksanaan dan pelibatan pemerintah daerah serta komunitas lokal dalam perencanaan sekolah darurat agar kebutuhan sesuai kondisi riil di lapangan mulai dari jumlah siswa hingga resiko lingkungan.
Langkah ini diharapkan dapat segera terwujud sebelum tahun ajaran baru berikutnya, sehingga siswa di wilayah bencana bisa kembali menikmati pendidikan tanpa penundaan. Pemerintah diminta mempercepat koordinasi dan pencairan anggaran untuk mendukung realisasi sekolah darurat. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar

